Rabu, 26 Oktober 2011

Proposal Pendirian Usaha Bimbel


PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN
LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ( LBB ) ”FUN GAMA “
Kelompok :
1. Asep Nugroho (PA/10451) 2. Anggara Indra Putra (PA/10561) 3. Ibnu Kurniawan (PA/10693) 4. F. Indra Trijayanto (PA/10719)
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA 2007

Bentuk Usaha : Lembaga Bimbingan Belajar Privat (LBBP)
Nama Usaha : LBBP Fun GAMA
Slogan : ” Funtastic for Smart “
Visi : Cerdas dalam akademik, sukses dalam kehidupan
Misi : LBBP Fun GAMA membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan metode belajar yang menyenangkan.
Alasan pemilihan usaha : 1. Di era modern ini pendidikan sudah menjadi kebutuhan pokok 2. Dengan semakin meningkatnya standar kelulusan yang ditetapkan oleh
pemerintah, membuat para orang tua resah sehingga mendorong kami untuk berpartisipasi dalam membantu proses pembelajaran
3. Modal yang digunakan untuk pendirian usaha relatif kecil 4. Jika usaha ini berjalan dengan baik, maka siklus perputaran modal relatif singkat 5. Usaha ini secara tidak langsung melatih kami untuk memiliki kemampuan
negosiasi, akademik, dan kemampuan dalam public
Proyeksi Modal Modal yang digunakan untuk usaha ini relatif kecil, yaitu per @ Rp. 100.000 atau dengan kata lain terkumpul sekitar Rp. 400.000 untuk 1 kelompok. Modal ini akan kami gunakan untuk keperluan sebagai berikut :
1. Pembuatan dan pendistribusian brosur Rp. 180.000 2. Pengadaan Form Pendaftaran Rp. 20.000 3. Pengadaan kartu administrasi untuk tentor dan anak didik Rp. 50.000 4. Pengadaan buku administrasi, stempel, dsb Rp. 50.000 5. Pengadaan bank soal, bahan untuk pengajaran,dsb Rp. 100.000
Target keberhasilan 1. Target awal ( bulan Desember-Januari )
- Mendapatkan minimal 5 orang peserta perorangan dengan jumlah pertemuan adalah minimal 4 kali
2. Target menengah ( 6 bulan ) – Tiap bulannya minimal mendapatkan 2 peserta baru perorangan dengan
jumlah pertemuan minimal 4 kali – Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya
adalah 8 orang peserta perorangan 3. Target jangka panjang ( 2 tahun )
- Tiap bulannya minimal mendapatkan 5 orang baru peserta perorangan dengan jumlah pertemuan minimal 10 kali.
- Jumlah total peserta baik yang baru maupun yang lama tiap bulannya adalah 25 orang peserta perorangan
Proyeksi Keuntungan Misal dalam satu bulan (Desember – Januari) mendapatkan 5 peserta perorangan masing-masing 2 (dua) orang peserta dari jenjang kelas 2 SMP dan 3 (tiga) orang lagi dari jenjang kelas 3 SMA. Pendapatan yang diperoleh :

Pendaftaran @ Rp 5.000,00 (sudah diskon 50%) = Rp 25.000,00 Pemasukan dari 2 peserta pada jenjang SMPRp 26.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp 208.000,00 Pemasukan dari 3 peserta pada jenjang SMPRp 32.000,00 x 3 x 4 pertemuan = Rp 384.000,00 Jumlah total pemasukan = Rp 617.000,00
Honor tentor Kelas 2 SMP Rp 16.000,00 x 2 x 4 pertemuan = Rp 128.000,00 Kelas 3 SMA Rp 18.000,00 x 3 x 4 pertemuan = Rp 216.000,00 Total honor untuk tentor-tentor Rp 344.000,00
Pengadaan brosur untuk bulan berikutnya Rp 120.000,00 Total pengeluaran Rp 464.000,00
Laba bersih = pemasukan – pengeluaran = Rp 617.000,00 – Rp 464.000,00 = Rp 153.000,00
Break Event Point (BEP) Perhitungan Rp 400.000,00 / Rp 153.000,00 = 2,5 bulan Jadi modal awal akan kembali dalam jangka waktu sekitar 2,5 bulan. Amin.
Jika jumlah peserta melebihi target awal yang telah ditetapkan maka modal awal daat kembali dalam jangka waktu kurang dari sebulan.
AD/ ART Usaha Sistem Usaha
1. Sistem yang akan kami terapkan dalam usaha ini berupa sistem honor, dengan ketentuan sebagai berikut:
2. LBBP Fun GAMA mencarikan calon anak didik bagi para tentor yang telah bergabung sebelumnya,
3. Sistem pembagian honor berdasarkan kepada kesepakatan kontrak kerja yang telah disetujui oleh tentor,
4. Para tentor yang tergabung dalam LBBP Fun GAMA berhak memperoleh bonus dari pihak managemen LBBP jika dapat memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.
Pembagian Kerja • Asep Nugroho dalam Bagian Pengawasan dan Pengendalian Mutu
Pendidikan Bertugas membuat silabus pengajaran dan bank soal, pengadaan modul-modul pembelajaran, dan melakukan monitoring kegiatan.
• Anggara Indra Putra dalam Bagian Administrasi/ Keuangan Bertugas merancang, menyusun, melakukan pencatatan dan melaporkan
administrasi/keuangan LBBP. • Ibnu Kurniawan dalam Bagian Marketing/ Pemasaran Bertugas pengadaan brosur dan media promosi lain, mencari klien/ pemasaran,
melakukan negosiasi dengan calon anak didik.

• Fabianus Indra Tri Jayanto dalam Bagian Human Resource Development (HRD)
Bertugas melakukan penyeleksian terhadap calon-calon tentor yang ingin bergabung dalam LBBP, menyusun jadwal belajar private dan melaporkan perkembangan akademik peserta didik, melakukan pengembangan sumber daya yang ada demi kelancaran kerja dalam LBBP

Definisi Bisnis Menurut Para Ahli

http://gunadarma.ac.id
http://baak.gunadarma.ac.id
http://studentsite.gunadarma.ac.id
http://library.gunadarma.ac.id




BEBERAPA DEFINISI BISNIS MENURUT PARA AHLI
  • 1.    Mahmud Machfoedz
Bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Usahawan atau pelaku bisnis harus mampu memadukan 4 macam sumber daya yaitu : 1. Sumber daya materi
2. sumber daya manusia
3. sumber daya keuangan
4. sumber daya informasi
Sifat Perusahaan
            Perusahaan bersifat dinamis, mengalami kemajuan atau kemunduran pada saat bergerak melalui siklus hidupnya. perubahan atas kondisi ekonomi dan pasar memerlukan pemikiran kembali atas strategi perusahaan metode dan sarana yang digunakan untuk menghadapinya.
Tujuan Bisnis
            Setiap Bisnis atau perusahaan berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen produk dapat berupa barang atau jasa. Tujuan perusahaan membuat produk adalah untuk mendapatkan laba, yakni imbalan yang diperoleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi konsumen. 4 faktor produksi dalam perusahaan : 
                              1. Sumber Daya Alam
   2. Sumber Daya Manusia
   3. Modal dan
   4. Informasi   
  • 2. Brown dan Petrello (1976)
            “Business is an institution which produces goods and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
  • 3.    Steinford ( 1979)
“Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”. Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.
  • 4.  Griffin dan ebert (1996)
“Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit”. Sejalan dengan definisi tersebut, aktifitas bisnis melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs) pada periode yang sama. Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan kegiatan bisnis, sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala usahanya untuk meningkatkan laba yang lebih besar.
  • 5.   Hughes dan Kapoor
“Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit, the goods and services that satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts within a society or within an industry. Maksudnya Bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industri. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.
  • 6.     Allan Afuah (2004)
Bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sember daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
  • 7.     Glos, Steade dan Lowry (1996)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.

  • 8.     Musselman dan Jackson (1992)
Suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis masyarakat dan perusahaan diorganisasikan untuk terlibat dalam aktivitas tersebut.

      Persamaan dan Perbedaan yang terdapat dalam Definisi
      Persamaan
Pada umumya definisi bisnis yang dikutip oleh para ahli bisnis cenderung   sama yakni bisnis adalah kegiatan usaha yang terorganisasi untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dan bertujuan menghasilkan profit (laba), yang kemudian laba tersebut digunakan untuk usaha meningkatkan laba atau perusahaan yang lebih besar lagi.
      Perbedaan
Perbedaan definisi yang dikutip para ahli bisnis tidak begitu menonjol. hanya terdapat perbedaan dalam kutipan “Hughes dan Kapoor” dengan yang lain terdapat pernyataan “orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko artinya bisnis itu mengandung resiko yang harus ditanggung oleh pelaku bisnis tersebut yakni laba atau rugi.
  • 9.     Huat, T Chwee,1990
  • Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society)
  • 10.  Secara Emitologi

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahthttp://www.blogger.com/post-create.g?blogID=4259712189545046846eraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.